Dies Natalis Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad merupakan momen penting dalam perjalanan sejarah fakultas kedokteran gigi. Perayaan hari jadi ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan juga sebagai wujud rasa syukur dan refleksi terhadap pencapaian yang telah diraih. Dies Natalis menjadi ajang untuk merayakan keberhasilan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat inovasi dan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni. Peringatan Dies Natalis ini mengusung tema "Smart Dentistry : Innovations, Artificial Intelligence and Digital Transformation". Rangkaian acara dies diantaranya adalah Dies natalis ceremony, e-poster, pameran kedokteran gigi, scientific award, baksos, DIES gathering, seminar, dan Workshop.
Salah satu kegiatan Workshop pada acara ini berjudul “How to do Space Management and interceptive orthodontics in pediatric patients” yang akan disampaikan oleh Iwan Ahmad Musnamirwan, drg., Sp.KGA.Subsp.KKA (K) dan Prima Andisetyanto, drg., Sp. KGA. Di bidang kedokteran gigi, perkembangan gigi dan rahang pada anak merupakan proses kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik genetik maupun lingkungan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi dalam praktik kedokteran gigi anak adalah kehilangan ruang akibat pencabutan dini gigi sulung atau pertumbuhan gigi yang tidak sesuai jalurnya, yang dapat menyebabkan maloklusi bila tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, penting bagi dokter gigi untuk memiliki pemahaman yang kuat mengenai manajemen ruang (space management) dan ortodontik interseptif, sebagai bagian dari pendekatan preventif dalam menangani permasalahan tumbuh kembang gigi pada pasien pediatrik.
Manajemen ruang melibatkan identifikasi dini kehilangan ruang, perencanaan perawatan yang tepat, serta penggunaan alat penahan ruang yang sesuai untuk mempertahankan tempat bagi gigi permanen yang akan tumbuh. Sementara itu, ortodontik interseptif mencakup intervensi dini yang bertujuan untuk menghentikan atau memperbaiki perkembangan maloklusi sebelum menjadi lebih kompleks, menggunakan perangkat sederhana yang dapat diaplikasikan di praktik umum.
Workshop ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan keterampilan klinis dalam manajemen ruang pada anak. Melalui pendekatan hands-on, peserta akan dilatih secara langsung mulai dari tahap diagnosis dan evaluasi radiografis, analisis ruang, pemilihan alat yang sesuai, hingga teknik pemasangan dan evaluasi alat penahan ruang maupun alat ortodontik sederhana lainnya.
