Di Indonesia, dokter gigi memiliki kewenangan untuk melakukan pembacaan hasil radiografi gigi, termasuk foto panoramic, sesuai dengan kompetensi yang diperoleh dalam pendidikan profesi kedokteran gigi dan ketentuan regulasi yang berlaku. Kemampuan menganalisis foto panoramic memungkinkan dokter gigi untuk menegakkan diagnosis yang lebih akurat, merencanakan perawatan yang tepat, serta mendeteksi kelainan yang mungkin tidak terlihat secara klinis, seperti kista, impaksi gigi bungsu, resorpsi tulang akibat penyakit periodontal, maupun kelainan pada sendi rahang. Selain itu, penggunaan foto panoramic juga meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Dengan satu kali pengambilan gambar, dokter gigi dapat memperoleh informasi yang luas dan komprehensif, sehingga mengurangi kebutuhan pengambilan radiografi intraoral berulang. Hal ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga menurunkan paparan radiasi bagi pasien. Namun, penerapan foto panoramic di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain keterbatasan ketersediaan alat di fasilitas pelayanan kesehatan, kebutuhan pelatihan bagi dokter gigi agar lebih terampil dalam interpretasi radiograf, untuk itu Klinik Utama Parahita bekerja sama dengan parameter untuk mengadakan workshop Radiograph Interpretation: From Imaging to Diagnosis
Radiograph Interpretation: From Imaging to Diagnosis Angkatan 2
Oct
19
Category
EVENT
Peningkatan Kompetensi
19 Oct, 2025 12:30 - 19 Oct, 2025 16:00
Mini Auditorium lt4 Klinik Utama Parahita Bntaro (Ruko Emerald Avenue 1, Jl. Boulevard Bintaro Jaya No.50 Blok EA/ATangerang Selatan)
Description
