Dies Natalis Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad merupakan momen penting dalam perjalanan sejarah fakultas kedokteran gigi. Perayaan hari jadi ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan juga sebagai wujud rasa syukur dan refleksi terhadap pencapaian yang telah diraih. Dies Natalis menjadi ajang untuk merayakan keberhasilan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat inovasi dan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni. Peringatan Dies Natalis ini mengusung tema "Smart Dentistry: Innovations, Artificial Intelligence and Digital Transformation". Rangkaian acara Dies diantaranya adalah Dies Natalis ceremony, e-poster, pameran kedokteran gigi, scientific award, baksos, DIES gathering, seminar, dan Hands On
Salah satu rangkaian acara ini adalah seminar yang mengusung tema mengenai inovasi, kecerdasan buatan, dan transformasi digital dalam kedokteran gigi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah membawa perubahan mendasar di berbagai bidang, termasuk dalam dunia kedokteran gigi. Transformasi digital dan kemajuan teknologi bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan dan tantangan yang perlu direspons secara aktif oleh seluruh elemen profesi. Inovasi-inovasi baru dalam bidang kedokteran gigi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan, efisiensi klinis, akurasi diagnosis, serta personalisasi perawatan yang lebih baik untuk pasien. Namun, transformasi ini juga menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni, pemahaman etika dalam penggunaan teknologi, serta adaptasi sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi secara menyeluruh.
Melalui tema "Smart Dentistry: Innovations, Artificial Intelligence and Digital Transformation", seminar ini diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengalaman, memperkuat kolaborasi lintas bidang, serta mendorong terbentuknya ekosistem kedokteran gigi yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi masa depan. Semangat inovasi harus terus dikembangkan agar profesi kedokteran gigi mampu menjadi garda depan menghadirkan layanan kesehatan gigi yang unggul dan berkelanjutan.
Pada seminar ini drg. Andy Wirahadi Kusumah, Sp.Pros akan membawakan materi berjudul “Minimally Invasive Indirect Restoration in Adhesive Dentistry Era” yang membahas pendekatan restorasi tidak langsung dengan teknik minimal invasif dalam era kedokteran gigi adhesif guna mempertahankan struktur jaringan gigi secara optimal dan estetis. Prof. Dr. Phrabhakaran Nambiar akan menyampaikan materi “CBCT-Based Maxillofacial Anatomy: Bridging Diagnostic Accuracy, Research Utility, and the Emergence of Intelligent Imaging Technologies”, yang mengulas pemanfaatan CBCT dalam meningkatkan akurasi diagnosis anatomi maksilofasial, mendukung penelitian, serta pengembangan teknologi pencitraan berbasis kecerdasan buatan. Prof. Irmaleny, drg., Sp.KG, Subsp.KR (K) akan memaparkan topik “Class II Restoration in Modern Dentistry: Challenges, Materials, and Solutions”, yang membahas tantangan klinis, perkembangan bahan restoratif, dan solusi terkini dalam penanganan lesi kelas II. Prof. Dr. Irna Sufiawati, drg., Sp.PM, Subsp Inf (K) akan membawakan materi “When Algorithms Meet the Clinic: The Use of Artificial Intelligence in the Daily Diagnostic Practice of Oral Diseases”, yang membahas penerapan kecerdasan buatan dalam praktik seharihari untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi diagnosis penyakit rongga mulut. drg. Iwan Ahmad Musnawirman, Sp.KGA., Subsp.KKA (K) akan menyampaikan materi “Malocclusion and Primary Teeth Premature Loss in Pediatric Patients: What to Do?”, mengenai dampak klinis kehilangan dini gigi sulung dan maloklusi pada anak serta strategi penanganannya. Dr. Abel Tasman Yuza, drg., SpBMM., Subsp.Orthognat-D (K) akan memaparkan topik “Multidisciplinary Approach for Dentoskeletal Anomalies”, yang menjelaskan pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam merawat kelainan dentoskeletal untuk hasil yang optimal secara fungsional dan estetis. drg. Erli Sarilita, M.Sc., Ph.D akan membawakan materi “AI Tools for Academic and Research in Dentistry”, yang memperkenalkan berbagai alat berbasis kecerdasan buatan yang dapat menunjang efektivitas dalam kegiatan akademik dan riset di bidang kedokteran gigi. Dr. Netty Suryanti, drg., MARS, FISDPH., FISPD akan menyampaikan topik “Evidence-Based Transformation with Artificial Intelligence in Dentistry for Effective Treatment”, yang mengulas integrasi pendekatan berbasis bukti dengan teknologi AI dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas perawatan klinis. drg. Raden Mas Norman Trikusumo Indro, M.Sc., Sp.Perio akan membawakan materi “The Use of 980, 650, 450nm Wavelength Diode Laser in Daily Practice Dentistry”, mengenai penggunaan laser diode dengan berbagai panjang gelombang untuk prosedur klinis sehari-hari yang lebih presisi dan minim invasif. Dr. Endang Sjamsudin, drg., Sp.B.M.M., Subsp.T.M.-T.M.J.(K) akan menyampaikan materi “Using Piezoelectric in Dentoalveolar Surgery”, yang membahas penerapan teknologi piezoelektrik dalam pembedahan dentoalveolar untuk hasil yang lebih akurat dan atraumatik. Deby Fajar Mardhian, S.Si., M.T., Ph.D akan membawakan topik “Precision Treatment by Designing On-demand Biomaterials Using Informatics and Technology”, yang menjelaskan bagaimana informatika dan teknologi digunakan untuk merancang biomaterial sesuai kebutuhan klinis secara presisi. drg. Anna Muryani, Sp.KG., Subsp.KE (K) akan terlibat dalam panel diskusi berjudul “Wired for Wellness: How Technology is Reshaping Dentistry”, yang membahas peran teknologi digital dalam mentransformasi praktik kedokteran gigi menuju pelayanan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kesehatan menyeluruh. Dr. Lusi Epsilawati, drg., M.Kes., Sp.RKG., Subsp.Rad.Rad.P (K) akan berpartisipasi dalam panel diskusi “3D Guided Dental Implant”, yang mengulas penggunaan teknologi 3D untuk meningkatkan akurasi dan prediktabilitas dalam pemasangan implan gigi. drg. Valentine Rosadi, Sp.Pros., Subsp.CPDI akan menyampaikan materi “Prosthetically Driven Implant Planning: Analog to Digital”, yang membahas pergeseran pendekatan perencanaan implan dari metode analog ke digital, berfokus pada hasil prostetik yang optimal, dan Dr. Indra Mustika Setia Pribadi, drg., Sp.Perio., Subsp.MP (K) akan membawakan topik “3D-Driven Implantology: Integrating Digital Technology and Periodontal Principles in Implant Planning”, yang menjelaskan pentingnya integrasi teknologi digital dengan prinsip-prinsip periodontal untuk perencanaan implan yang lebih presisi dan berkelanjutan. Selain itu Dr. drg. Ira Komara, Sp.Perio (K) akan menyampaikan materi yang berjudul “Clinical Periodontal Perspectives on the Treatment of Gum Recession and Hypersensitivity”, seminar ini membahas pendekatan klinis terkini dalam menangani resesi gingiva dan hipersensitivitas dentin dari sudut pandang periodontologi, mencakup etiologi, diagnosis, serta pilihan terapi mulai dari tindakan preventif hingga bedah mukogingival. Dengan pendekatan berbasis bukti, seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman klinis peserta dalam memilih intervensi yang tepat, mempertimbangkan faktor fungsional dan estetika, serta meningkatkan kualitas perawatan periodontal secara menyeluruh
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh wawasan terkini mengenai inovasi di bidang kedokteran gigi, memahami peran kecerdasan buatan dalam praktik klinis, serta membangun kesiapan dalam menghadapi era transformasi digital. Seminar ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong kolaborasi lintas bidang demi terwujudnya sistem pelayanan kesehatan gigi yang lebih cerdas, efisien, dan berorientasi masa depan.
