Ibadah Haji merupakan salah satu pilar utama dalam agama Islam, dan menjadi impian bagi seluruh umat Islam di dunia1 . Selain itu, umat Islam juga melakukan Umrah yang dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun2 . Umat islam berkumpul pada suatu lokasi untuk melaksanakan ibadah ini, sehingga menimbulkan kepadatan. Kepadatan yang ekstrim saat ibadah Haji & Umrah meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi di antara para jamaah.3 64% dari total Jemaah memiliki risiko dan gangguan Kesehatan yang dapat menyebabkan keterbatasan dalam melaksanakan ibadah haji termasuk Pneumonia.
Pneumonia menyebabkan 2,5 juta orang di dunia meninggal pada tahun 20195 . Secara global, Streptococcus pneumoniae dilaporkan sebagai penyebab paling umum dari infeksi saluran pernapasan bawah di antara segala usia6 . Pada tahun 2023 dan 2025, pneumonia menjadi penyakit terbanyak yang menyebabkan Jemaah masuk rumah sakit selama ibadah haji7 . Apalagi saat ibadah haji, jemaah banyak yang sudah berusia lanjut, kondisi komorbid dapat meningkatkan risiko Pneumonia pada orang dewasa8 .dan sering ditemukan pada jamaah haji dan umrah9 . Penting untuk dapat mengurangi risiko infeksi pada jamaah karena haji dan umrah merupakan pertemuan massal jamaah muslim yang dapat meningkatkan risiko penyakit pneumokokus terutama pada jamaah lanjut usia dan dengan penyakit penyerta10 . Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) tersedia secara luas dan telah terbukti dapat mengurangi beban infeksi pneumokokus.
Vaksinasi Pneumonia sudah direkomendasikan oleh salah satu asosiasi umrah dan haji terbesar di Indonesia12. Namun, kesadaran terkait vaksinasi pneumonia untuk kebutuhan haji dan umrah masih dibutuhkan, utamanya oleh dokter-dokter di E-ICV klinik. Oleh karena itu, Pfizer sebagai mitra dokter ingin berkontribusi untuk mengedukasi mengenai vaksinasi pneumonia ini kepada tenaga kesehatan yang bertanggung jawab dalam menangani kesehatan jemaah haji dan umrah sebelum mereka melaksanakan ibadah dengan menyelenggarakan webinar series: Sehat Hati dan Tubuh untuk Beribadah: Perlindungan Pneumonia di Tanah Suci.
