Perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran estetika mengalami kemajuan yang sangat pesat, khususnya dalam prosedur tindakan injeksi botulinum toxin (Botox) sebagai salah satu modalitas utama dalam perawatan estetika wajah. Botox tidak hanya digunakan untuk koreksi kerutan dinamis, namun telah berkembang menjadi teknik full face treatment yang bertujuan menciptakan keseimbangan, harmoni, dan peremajaan wajah secara menyeluruh. Penerapan teknik Comprehensive Botox Full Face Technique membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai anatomi wajah, fisiologi otot, indikasi dan kontraindikasi tindakan, pemilihan titik injeksi yang aman, dosis yang tepat, serta pencegahan dan penanganan komplikasi. Kurangnya pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam melakukan tindakan ini dapat meningkatkan risiko efek samping dan komplikasi yang merugikan pasien. Seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan estetika yang aman, efektif, dan berbasis medis, dokter—baik dokter umum maupun dokter spesialis kulit dan kelamin—dituntut untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar etika, hukum, dan praktik kedokteran yang berlaku. Hal ini sejalan dengan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga medis melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan edukasi dan pelatihan berbentuk Workshop Comprehensive Botox Mastery – Full Face Technique yang disusun secara sistematis dan berbasis ilmiah. Workshop ini dirancang untuk memberikan pembekalan teori, demonstrasi, serta praktik langsung (hands-on) agar peserta mampu melakukan tindakan botox secara aman, tepat, dan bertanggung jawab, sesuai dengan kaidah kedokteran, etika profesi, serta regulasi yang berlaku. Melalui pelaksanaan workshop ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi klinis dalam tindakan botox full face, sehingga dapat memberikan pelayanan estetika yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasient
