19
Feb

PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN IDI CABANG KARAWANG

Parameter2019]]>

18
Feb

BANDUNG SURGICAL WEEK 2019

Parameter2019]]>

18
Feb

Simposium dan Workshop DIGITALISASI PELAYANAN RUMAH SAKIT DI ERA 4.0 (DISRUPSI)

Parameter2019]]>

7
Feb

Symposia and Master Class, Benzodiazepines: Regulation, Guidelines and Practices

Parameter2019]]>

4
Feb

PELATIHAN USG OBSTETRI DASAR DOKTER UMUM

Parameter2019]]>

1
Feb

Pelatihan EKG, 26-27 Januari 2019

21
Jan

PIT XX 2019 Perkeni Joglosemar Sendomet XI

Parameter2019]]>

21
Jan

Seminar Indonesia Fetal and Reproductive Medicine

Parameter2019]]>

30
Nov

Pelatihan GELS 22-27 Oktober 2018

  
Pelatihan General Emergency Life Support (GELS) adalah pelatihan penanganan kasus gawat darurat untuk kasus trauma maupun non trauma. Pelatihan ini dibentuk untuk meningkatkan kompetensi dokter khususnya di bidang kegawatdaruratan medis. GELS dirancang dengan acuan standar Depkes RI. Saat ini dalam standar pelayanan gawat darurat yang dibuat oleh Depkes RI sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No: 106/MENKES/SK/I/2004, GELS sudah ditetapkan sebagai pelatihan dasar untuk dokter yang bekerja pada unit pelayanan gawat darurat. Sesuai dengan Syarat Petugas Kesehatan Haji Indonesia KEPMENKES nomor 400/Menkes/SK/III/2010
Pada tanggal 22-27 Oktober 2018 Parameter bekerjasama dengan IKA FK UNPAD dan Balai K3 Bandung menyelenggarakan pelatihan GELS selama 6 hari di gedung. RSP UNPAD lt 6 ruang Alumni Corner IKA FK UNPAD jl. Eyckman no. 38 Bandung. Sertifikasi GELS yang dikeluarkan oleh PKGDI (Perhimpunan Dokter Gawat Darurat Indonesia) dengan SKP IDI 18. Selama 6 hari tersebut peserta mempelajari mengenai Trauma abdomen, toraks, tulang belang, cedera kepala (ABC pada trauma), hal-hal khusus luka bakar & tenggelam, kegawat daruratan bidang (obgyn, jantung, pediatric), penanganan keracunan, prinsip-prinsip penanganan dll. Pada hari ke 3 peserta melakukan skill station yaitu pelatihan animal lab yang bertujuan agar peserta bisa melakukan praktek untuk trauma Abdomen serta trauma Thoraks pada binatang.
Setelah mengikuti pelatihan GELS tersebut peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai tenaga medis yang profesional sehingga dapat menangani kasus-kasus kegawatdaruratan, peserta mampu Menunjang pelaksanaan pengembangan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) baik di rumah sakit maupun antar rumah sakit dan peserta mampu mempercepat waktu tanggap darurat untuk menghindari efek medis yang seeharusnya tidak perlu terjadi.

30
Nov

Pelatihan EKG 10-11 November 2018

EKG merupakan alat bantu diagnosis yang tersedia di hamper seluruh rumah sakit dan sarana kesehatan yang digunakan untuk membantu dokter menegakkan diagnosis penyakit jantung, terutama dalam situasi gawat darurat. Dengan demikian keterampilan interpretasi EKG telah menjadi kebutuhan standar bagi para dokter saat ini. Dengan tujuan membantu para dokter meningkatkan kemampuan interpretasi EKG, Parameter yang bekerjasama dengan IKA FK UNPAD dan PERKI Cabang Bandung mengadakan kursus EKG yang diadakan rutin setiap 3 bulan. Kursus EKG ini diselenggarakan selama dua hari, mengikuti materi yang distandarisasi secara nasional dan disampaikan dengan cara yang mudah dimengerti dan membahas kursus EKG yang beragam. Instruktur kursus EKG adalah para Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang berpengalaman dibidangnya. Seperti yang telah kami selenggarakan pada tanggal 10-11 November selama dua hari dengan jumlah peserta 28 orang di gedung. RSP UNPAD lt 6 ruang Alumni Corner IKA FK UNPAD jl. Eyckman no. 38 Bandung. Peserta mempelajari anatomi dan fisiologi jantung, pembesaran ruang jantung dan hipertrofi, EKG iskemia dan infark miokard, mekanisme aritmia dan blok. Peserta pelatihan EKG dilatih untuk dapat membaca hasil EKG dengan benar dan tapat secara berkelompok dengan system belajar lebih spesifik untuk melatih peserta membaca irama jantung, menghitung jumlah frekuensi dan membaca representasi dari depolarisasi atrium. Setelah mengikuti kursus EKG ini para dokter akan mampu membuat interpretasi EKG secara benar dan tepat yang dibutuhkan dalam parkter sehari-hari. Seperti Testimoni dari dr. Raissa salah satu peserta EKG periode November “Setelah mengikuti pelatihan EKG banyak ilmu yang di dapat terutama dalam basic EKG untuk memperkuat mempelajari EKG”Parameter2019]]>